Minggu, 09 September 2012

Gagal Itu indah


Dalam hidup seorang manusia akan ada 2 buah kisah, yaitu gagal dan sukses. Mungkin banyak orang yang lebih memilih agar hidupnya selalu diisi dengan kisah-kisah sukses dibandingkan kegagalan. Mungkin ada beberapa yang mengatakan bahwa gagal itu sesuatu yang patut di hindari bahkan bila perlu tidak perlu terjadi. Sukses dan gagal ibarat dua sisi koin yang tidak dapat dipisahkan. Seseorang yang menginginkan kesuksesan harus siap menghadapi kemungkinan terjadi kegagalan. Ini wajar. Seorang pemenang mengenali konsep ini dengan baik. Ia akan bekerja keras untuk mencapai cita-citanya, tak peduli seberapa besar rintangan menghadang. Dan ketika rintangan tersebut menghalanginya sehingga terjadi kegagalan, ia tidak patah arang, malah hal itu menjadi pelecut agar bisa menjadi lebih baik. Pemenang sejati membutuhkan banyak gagal untuk menjadi sukses karena kegagalan yang ada dijadikan sebagai pelajaran agar tidak terulang lagi di masa depan. Inilah yang dilakukan oleh orang-orang sukses seperti Thomas Alfa Edison, Soichiro Honda, Abraham Lincoln, dan tokoh sukses lainnya.
Seperti yang kita ketahui kisah-kisah dari thomas alva edison yang baru bisa menemukan bola lampu dari 10000 kegagalan yang di alami, bahkan ketika dia mengutarakan niatnya untuk menciptakan bola lampu dia sempat di hina bahkan di katakan akan gagal oleh orang lain. Kemudian Siapa tak kenal  Pendiri imperium perusahaan honda, soichiro honda dalam hidupnya ia sama sekali tidak mampu meraih gelar insinyur hidupnya pas-pasan dan ia selalu mendapat nilai jelek ketika di sekolah. namun itu tidak membuat ia menyerah, karena kegagalan tersebut, malah  menambah motivasinya untuk meraih cita-citanya sebagai ahli permesinan. Kemudian kisah dari abraham lincoln yang berhasil menjadi presiden ke-16 amerika serikat.  dia tidak serta merta langsung naik menjadi presiden amerika serikat, awalnya dia hanya menjadi pengacara di kota kecil di illnois, beberapa kali ia mencoba menjadi anggota senat, namun gagal ia bahkan sempat tidak terpilih menjadi calon presiden amerika serikat, namun berkat usaha pantang menyerah dan tidak takut gagal akhirnya beliau dapat menjadi presiden amerika yang ke-16
Dari berbagai kisah diatas dapat kita ketahui bahwa untuk mencapai suatu kesuksesan kita harus melewati apa yang disebut fase kegagalan, mungkin kegagalan bukanlah sesuatu yang indah namun kegagalan dapat kita jadikan pelajaran untuk bisa meraih kesuksesan nantinya. mungkin saja kegagalan yang kita alami merupakan awal dari suatu kesuksesan yang besar. Jangan takut gagal,  jangan takut malu, jangan takut untuk menjadi sukses

Senin, 03 September 2012

Balada Sebuah Nama

Ya mungkin untuk seorang mahasiswa baru, hal paling indah pada awal kuliah adalah mendapatkan "Kartu Tanda Mahasiswa", disitu bakal terpampang wajah maskulin anda beserta nama dan juga NIM, mungkin untuk mahasiswa angkatan atas kartu ini cuman kartu biasa, tapi hal ini berbeda untuk maba, kartu ini sebagai pengesah bahwa mahasiswa tersebut telah resmi berkuliah di ITB. mungkin pada saat menerima KTM ada yang nangis, ada yang senang, ada yang lari2an, ada yang lompat dari gedung PAU (oo yang itu lg bunuhdiri kayaknya)

Namun apa jadinya, bila di ktm tersebut nama bapak dan ibu sekalian salah, itu bisa jadi akhir dunia bung (lebay). misalnya nama anda i gede pipit, namun ada kesalahan pengetikan pada nama anda sehingga huruf p berubah menjadi t (kok bisa ya , jauh banget), kesalahan ini bakal mengakar hingga nama anda di absen. contoh real nama yang salah:
dosen: baik saya akan mengabsen umar
A: hadir
dosen: bambang
B: hadir pak
dosen : i gede titit
semua diam
dosen: i gede titit hadir????
semua diam
dosen: woi yang tititnya gede maju semua
semua maju

dari contoh di atas bisa kita lihat, kalo nama itu penting, dan hal tersebut terjadi pada saya, nama saya di ktm salah. untung aja salahnya dikit, ya terpaksa harus menuju ke annex buat ngurusin nama yang salah ini.


usia saya yang masih bau kencur ini (kuliah aja baru 3 hari) memaksa saya harus membranikan diri menuju ke annex, sebelum kesana saya coba survei dulu di internet cara mengurus ktm, ada yang bilang 2 minggu selesai, ada yang bilang 1 bulan, ada yang bilang nggak selesai2 ngurusnya (ternyata dia nggak lagi ngurus ktm). ini malah membuat saya tambah takut, apakah awal2 kuliah saya harus diisi dengan mengurus ktm doang selama sebulan dengan birokrasi yang berbelit-belit, apakah saya harus bolak balik kampus-annex-kampus annex selama sebulan, mengapa doraemon bisa mati (nggak ada hubungan). 

akhirnya pada hari rabu saya pun membranikan diri, awalnya saya bertanya pada satpam "bapak kamu pemanah ya". satpam menjawab "kok tau???", "karena bapak telah memanah hatiku" jawabku bangga (dialog diatas cuman rekayasa belaka, jangan anggap penulis maho). ternyata saya harus menuju loket 17, sesampainya disana, ternyata saya di oper menuju loket 9. sesampainya di loket 9 ternyata saya disuruh membawa akte kelahiran. untung nggak ada kuliah hari itu, langsung aja menggeber motor dengan kecepatan 30 km/jam menuju kost buat ngambil akte kelahiran.

setelah balik, ngomong cas cis cus ngetik ini ngetik itu, saya di oper menuju usdi buat nyetak ktm baru, ternyata usdi letaknya di lantai 3, dengan perasaan was was soalnya nggak ada mahasiswa lain disana selain saya, sampai di usdi cuman nunggu 5 menit langsung selesai ktm baru, ternyata nggak perlu sebulan, saya kira habis ini mau dioper lagi atau jangan2 tendangan bebas, untung aja saya langsung disuruh pulang. dengan bangganya saya pulang menuju kos, tapi dalam hati saya masih binggung apakah kesalahan nama ini cuman sampai sini saja ngurusnya, apakah saya harus melapor ke bagian lain, saya pegen cepat-cepat ketemu dosen wali buat nanyain masalah ini, semoga bisa cepat ketemu ama dosen wali